Penembakan Brutal di Kantor Redaksi Capital Gazette, 5 Tewas

oleh
Petugas kepolisian Amerika Serikat saat menangani aksi penembakan di sebuah kantor media massa. INZET: Pelaku penembakan.

GLOBALINDO.CO, MARYLAND – Aksi penembakan brutal kembali mengguncang wilayah Amerika Serikat. Kali ini, penembakan dilakukan seorang pria bersenjata shotgun. Dia menembak secara brutal kantor redaksi surat kabar Capital Gazette di Maryland, Amerika Serikat. Sedikitnya 5 orang tewas dalam insiden yang disebut sebagai serangan terarah ini.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (29/6/2018), penembakan terjadi pada Kamis (28/6/2018) waktu setempat. Otoritas Amerika Serikat menyebut aksi ini sebagai salah satu serangan paling mematikan terhadap kantor media di Amerika Serikat. Lima orang dipastikan tewas dalam penembakan ini, namun identitasnya belum dirilis.

Dituturkan kepolisian setempat dan saksi mata, pelaku melepas tembakan menembus pintu kaca di dalam kantor surat kabar Capital Gazette itu. Saat beraksi, pelaku terlihat mencari korban yang menjadi targetnya. Pelaku disebut memberondong newsroom Capital Gazette yang terletak di Annapolis dengan senjata api yang dibawanya.

Kepolisian setempat tiba di lokasi penembakan dalam hitungan menit setelah ada yang melapor ke nomor darurat 911. Dituturkan otoritas setempat, pelaku ditangkap polisi saat bersembunyi di bawah salah satu meja dalam kantor surat kabar itu.

(Baca Juga: Teror Penembakan Gelandangan Guncang Amerika Serikat)

Saat ditangkap, senjata yang dipakai pelaku berada di lantai dan tidak masuk dalam jangkauannya. Pelaku disebut berupaya merusak sidik jarinya agar tidak teridentifikasi dan menolak bekerja sama dengan polisi.

“Niat pelaku untuk memicu bahaya. Ini merupakan serangan terarah terhadap Capital Gazette,” sebut Pelaksana Tugas Kepala Kepolisian Anne Arundel County, William Krampf, dalam konferensi pers.

Sementara itu, pelaku penembakan brutal di kantor media Capital Gazette diidentifikasi bernama Jarrod Warren Ramos. Pria berkulit putih tersebut diketahui pernah terlibat pertikaian panjang dengan surat kabar tersebut.

Identitas Ramos (38) diungkap oleh sumber penegak hukum yang dikutip Capital Gazette dan Baltimore Sun, pemilik grup surat kabar yang menaungi Capital Gazette. Ramos disebut tinggal di Laurel, Maryland.

Lima orang tewas juga sudah diidentifikasi. Mereka adalah asisten editor Capital Gazette, Rob Hiaasen (59), kemudian Wendy Winters (65), Gerald Fischman (61) dan John McNamara yang semuanya jurnalis Capital Gazette, serta Rebecca Smith (34) yang merupakan asisten sales di surat kabar itu. Motif penembakan ini masih diselidiki otoritas setempat.

Namun diketahui pada tahun 2012, Ramos pernah menggugat surat kabar Capital Gazette ke pengadilan atas tuduhan pencemaran nama baik. Gugatan juga dilayangkan terhadap Eric Hartley selaku mantan staf penulis Capital Gazette dan kolumnis, serta Thomas Marquardt selaku mantan editor dan penerbit The Capital, surat kabar yang satu grup dengan Capital Gazette.

Gugatan ini terkait tulisan Hartley yang saat itu mengulas kasus pelecehan yang menjerat Ramos. Disebutkan dalam ulasan itu bahwa Ramos berinteraksi dengan seorang wanita tak dikenal yang dihubungi via Facebook. Ulasan itu menyebut Ramos mengirimkan sejumlah email ke wanita itu dan memanggilnya dengan nama-nama vulgar serta meminta wanita itu bunuh diri. Ulasan itu didasarkan pada dokumen pengadilan setempat.

Lima hari sebelum ulasan yang ditulis Hartley dirilis dalam rubrik kolom, Ramos telah mengaku bersalah atas pidana pelecehan.

Gugatan hukum yang diajukan Ramos terhadap Capital Gazette dan Hartley juga rekannya ditolak tahun 2013. Kemudian pada tahun 2015, pengadilan yang lebih tinggi di Maryland menjatuhkan putusan yang memperkuat putusan sebelumnya.

Tidak hanya itu, sebelum penembakan terjadi, Ramos juga menyerang Capital Gazette via media sosial. Disebutkan bahwa seorang pengguna Twitter bernama Jarrod W Ramos memposting rentetan cuitan kritis terhadap Capital Gazette, Hartley dan hakim Maryland.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.