Pentolan Begal Bandung Tewas Ditembak Polisi

oleh
Begal (ilusrasi)
Begal (ilusrasi)

GLOBALINDO.CO, BANDUNG - Aksi begal yang meresahkan warga Bandung beberapa waktu terakhir ini akhirnya berhasil dipaparas jajaran kepolisian. Bahkan, pentolan begal Bandung tewas tersungkur diterjang timah panas polisi.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Winarto mengatakan, pentolan begal yang ditembak mati polisi itu ialah HM alias Odon. Odon ditembak mati anggota Polrestabes Bandung di Jalan Babakan Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jumat (18/11/2016) sekitar pukul 03.30 WIB.

Winarto mengatakan, dari 8 aksi kejahatan jalanan yang dilakukan Odon bersama komplotannya yakni BY alias Obay, BY alias Iday dan AD alias Adit, tiga diantara diketahui mengalami luka akibat sabetan dan bacokan senjata tajam yang selalu menemani aksi kriminal mereka.

“Pelaku selalu melukai korban,” ujar Winarto di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat pagi.

Winarto menjelaskan, Odon yang merupakan otak dari aksi-aksi pembegalan di Jalan Dago merupakan residivis kambuhan yang belum lama ini keluar penjara. Menurut Winarto, Odon sudah melakukan kejahatan jalanan sejak tahun 2012.

“Mereka ini cukup licin, sulit ditangkap,” ucapnya.

Selain itu, Winarto mengatakan Odon Cs adalah anggota salah satu berandalan bermotor yang memiliki nama cukup tenar di Kota Bandung.

“Jadi mereka biasanya kumpul-kumpul dulu kemudian minum-minum baru melakukan aksi,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria tewas ditembak polisi Jumat, (18/11/2016) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari di dekat lingkungan kampus ITB, Jalan Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Jawa Barat.

Pria tersebut merupakan pelaku kejahatan jalanan yang kerap meresahkan warga Kota Bandung dan pengguna jalan raya beberapa waktu belakangan ini. Dia ditembak polisi saat akan menjalankan aksi kriminal di sekitar Babakan Siliwangi, tidak jauh dari Taman Teras Cikapundung.

Polisi membawa jasad pria yang belum diketahui identitasnya tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.