PKB Serius Ingin Menangkan Machfud Arifin di Pilwali Surabaya

oleh
Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin bersama politisi PKB Mahfudz dalam suatu acara. 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepertinya cukup serius mengusung Machfud Arifin sebagai calon Wali Kota Surabaya. Bahkan DPC PKB berencana memperkenalkan Machfud Arifin kepada para kadernya dalam waktu dekat.

Sesuai rencana, Machfud Arifin akan diperkenalkan dalam sebuah acara di kantor DPC PKB Surabaya yang diberi nama Ta’aruf bersama Calon Wali Kota Surabaya.

Acara sendiri rencananya digelar Sabtu (8/2) malam. Dalam acara tersebut, selain dihadiri Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf juga bakal dihadiri Machfud Arifin.

Ketua Panitia Mahfudz menyampaikan bahwa acara tersebut akan dihadiri ratusan kader. Mereka adalah pengurus PKB mulai tingkat PAC hingga di tingkat ranting.

“Untuk menyampai visi dan misi beliau di hadapan kader PKB. Dan nantinya semua kader mempunyai kewajiban untuk menyampaikan visi misi tersebut ke warga Kota Surabaya,” terang pria yang juga anggota DPRD Kota Surabaya ini.

Dengan adanya perkenalan tersebut diharapkan nama Mahfud Arifin semakin populer di masyarakat. Sehingga nantinya bisa menang dalam persaingan Pilwali Kota Surabaya 2020.

Seperti dalam Pilwali Surabaya nanti, sudah ada sejumlah partai yang siap mengusung mantan Kapolda Jatim itu. Sebut saja Partai Demokrat, PKB, Gerindra, Nasdem dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Dengan jumlah total 18 kursi di DPRD Surabaya, Machfud sudah sangat bisa diusung untuk menjadi calon. Karena syarat minimalnya hanya 20 persen dari jumlah kursi suara atau hanya sepuluh kursi saja.

Sebelumnya Machfud Arifin sendiri memiliki misi untuk menjadikan Surabaya sebagai kota Internasional yang sering dijadikan tempat pertemuan pimpinan dunia. Karena dia menganggap selama ini kota yang masih mendominasi adalah Jakarta, Bandung atau Bali.

Selain itu Machfud juga menginginkan Surabaya memiliki moda transportasi modern seperti LRT. “Masak Surabaya kalah sama Palembang dan Jakarta. Dua kota itu sudah punya semua,” imbuh dia. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.