Polisi Akan Usut Penipuan Dimas Kanjeng Rp 5 Miliar

oleh
Pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi ditahan di Mapolda Jatim karena tuduhan terlibat pembunuhan. Lelaki bertubuh tambun ini jadi perbincangan publik nasional karena mempertontonkan aksinya yang bisa menggandakan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu lewat video yang beredar luas di internet.
Pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi ditahan di Mapolda Jatim karena tuduhan terlibat pembunuhan. Lelaki bertubuh tambun ini jadi perbincangan publik nasional karena mempertontonkan aksinya yang bisa menggandakan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu lewat video yang beredar luas di internet.
Pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi ditahan di Mapolda Jatim karena tuduhan terlibat pembunuhan. Lelaki bertubuh tambun ini jadi perbincangan publik nasional karena mempertontonkan aksinya yang bisa menggandakan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu lewat video yang beredar luas di internet.

GLOBALINDO, SURABAYA – Heboh aksi pengasuh Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang dikenal bisa menggandakan uang dengan sangat mudah terus membuat publik bertanya-tanya. Kepolisian Daerah Jatim rupanya tak berhenti hanya pada kasus dugaan pembunuhan, namun juga akan mengusut indikasi penipuan oleh DTaat Pribadi yang mencapai Rp 5 miliar.

Penyidik siap membuka penyelidikan baru terkait dugaan kasus penipuan jika ada korban yang melapor. Menurut Anton, hingga saat ini memang belum ada yang lapor menjadi korban penipuan.

“Informasinya orang ini kasih Rp 3 atau Rp 5 Miliar. Dari Cirebon, kabarnya akan lapor. Kita tunggu,” kata Kapolda Jatim Irjen Anton Setiadji kepada wartawan disela-sela gathering dengan pimpinan media di Hotel Singgasana, Selasa (27/9/) malam.

Informasi yang diterima Anton, ada satu orang yang akan melapor ke polisi terkait dugaan janji menggandakan uang. Anton membenarkan jika selama ini ada sejumlah orang yang pernah melapor ke polisi.

“Tapi laporan dicabut, lapor cabut lapor cabut, gitu terus,” katanya.

Karena itu, Anton mempersilahkan para korban yang merasa dirugikan oleh ulah Taat Pribadi agar segera melapor ke polisi. “Di Polres Probolinggo kan sudah buka posko pengaduan, silahkan,”kata Anton.

Yang pasti, Anton janji akan menuntaskan kasus yang telah menjadi pusat perhatian nasional ini. “Cuma tidak bisa gegabah, ini kasus besar, ” ujar Anton.

Saat ini Taat Pribadi ditahan di Mapolda Jatim usai diamankan dari padepokannya di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Lelaki bertubuh tambun itu dituduh terlibat pembunuhan salah satu pengikutnya.

“Sekarang masih fokus ke kasus pembunuhannya,” ujar Anton. (dt/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.