GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Proyek pembangunan Basement Balai Pemuda membawa korban. Salah satu petugas keamanan dalam (Pamdal) DPRD Surabaya, Suyono (48) kakinya terjepit Armada truck yang keluar dari lokasi proyek.
Keterangan Komandan Pamdal DPRD Surabaya, Budijono korban saat itu sedang mengatur kendaraan. Pasalnya, ada agenda rapat paripurna sehingga area parkir dalam sedang penuh, dan kendaraan meluber sampai ke badan jalan Yos Sudarso.
Sudjono mengakui jika dirinya menugaskan anggota Pamdal untuk menjaga diluar area parkir gedung DPRD Surabaya, yang salah satunya adalah Suyono. Apesnya, saat ada armada truck keluar dari proyek, plat lintasan yang posisinya di pedestrian terangkat hingga menjepit kaki korban yang kebetulan berjalan keluar.
Korban sempat menahan posisi plat lintasan yang terangkat dengan kedua tangannya. Namun usahanya sia-sia mengingat beratnya bobot plat.
“Korban menderita luka di jempol dan empat jari kaki kirinya yang tertindih plat nyaris putus,” terang Sudjono, Selasa (29/9/2016).
Menurut Sudjono, saat ini korban sudah dilariksn ke korban RSUD Dr Soetomo agar segera mendapatkan pertolongan.
Untuk diketahui, poyek pembangunan Basement Balai Pemuda senilai Rp 19.032.898,00 dikerjakan oleh PT Cipta Karya Multi Teknik dengan Konsultan Pengawas CV. Amoret Consulondo.
Tahap pertama pembangunan ditargetkan selesai pada 26 Desember mendatang. Saat itu Balai Pemuda bakal mempunyai parkir bawah tanah. (bmb/gbi)

