Raja Arab Saudi Ingkar Janji, Kuota Haji RI Tak Bertambah

oleh
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz (kanan) pernah menjanjikan kepada Presiden Jokowi akan menambah kuota jemaah haji RI. Namun sampai tahun 2016 ini, kuota haji RI tak bertambah.
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz (kanan) pernah menjanjikan kepada Presiden Jokowi akan menambah kuota jemaah haji RI. Namun sampai tahun 2016 ini, kuota haji RI tak bertambah.
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz (kanan) pernah menjanjikan kepada Presiden Jokowi akan menambah kuota jemaah haji RI. Namun sampai tahun 2016 ini, kuota haji RI tak bertambah.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menagih janji Raja Arab Saudi yang katanya akan menambah kuota haji RI sebanyak 10.000 jemaah. Janji itu disampaikan Raja Salman bin Abdul Aziz kepada Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Arab Saudi tahun lalu.

Namun faktanya, kuota jemaah haji RI tahun 2016 ini tak bertambah, masih 168.000 orang. Meskipun, Raja Salman tak menyebutkan kapan penambahan kuota itu akan diberikan.

“Namun ternyata apa yang disampaikan Raja Salman tak kunjung menjadi dokumen Amrul Malaki. Hanya sebatas lisan. Kami terus menelusuri sampai terakhir Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil, tapi sampai pemberangkatan kloter pertama tidak kunjung ada dokumen resmi,” ujar Lukman, seperti dikutip dari VOA, Kamis (29/9).

Kementerian Agama RI telah melakukan pembatasan agar jumlah pendaftar haji tak membludak. Awalnya Indonesia memiliki kuota sebesar 211 ribu orang.

Namun tahun 2013, pemerintah Saudi memangkasnya hingga 20 persen, sehingga Indonesia hanya bisa memberangkatkan 168.800 jemaah. Kuota itu terbagi dua, 155.200 orang untuk haji reguler, dan 13.600 untuk haji khusus.

Tak hanya ingkar janji dalam soal kuota haji. Hingga saat ini, pihak Arab Saudi juga belum membayarkan uang duka yang mereka janjikan pada korban crane. Padahal, beberapa hari setelah musibah, Raja Salman menjanjikan akan memberikan uang duka sebesar satu juta riyal untuk korban meninggal, dan 500 ribu riyal untuk korban cacat. Namun hingga saat ini janji tersebut juga belum dipenuhi. (vin/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.