GLOBALINDO.CO, NUNUKAN - Ratusan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara menggelar demonstrasi di depan pintu masuk rumah sakit, Rabu (21/12/2016). Mereka menuntut pencairan uang jasa pelayanan yang tidak lagi mereka terima sejak Maret 2016.
Koordinator aksi, Jamri mengaku, demo dilakukan pegawai adalah menuntut manajemen RSUD Nunukan membayarkan jasa pelayanan yang selama ini mandek.
“Sejak bulan 3 kemarin hingga sekarang jaspel yang seharusnya diterima mandek,” ujarnya.
Ratusan pegawai RSUD Nunukan yang bergerombol di depan pintu masuk rumah sakit sesekali berteriak meminta kejelasan kepada pihak rumah sakit terkait mandeknya jasa pelayan. Mereka juga mempertanyakan perbedaan besaran jasa pelayanan antara pegawai dengan staf rumah sakit.
“Pegawai di ICU bukan satu dan dua kemarin hanya menerima 600.000 rupiah, sementara orang atas menerima 7 juta rupiah,” imbuh Jamri.
Meski ratusan pegawai rumah sakit menggelar demo, Jamri memastikan bahwa layanan di RSU Nunukan tidak terganggu. Pegawai RSUD terlihat mengikuti aksi demo yang digelar di depan pintu masuk rumah sakit dari pukul 08.00 Wita.(kcm/ziz)

