
GLOBALINDO.CO, MALANG – Bisnis dan praktik tari telanjang di tempat hiburan malam Kota Malang mulai terungkap. Salah satunya, tempat karaoke, Doremi VIP di Jalan Candi Trowulan, Kota Malang, yang diduga menyediakan penari bugil (striptis) untuk memuaskan tamasya syahwat pelanggannya.
Praktik striptis ini terungkap ke publik setelah terpasang police line di pintu rumah karaoke Doremi VIP, Jumat (22/12). Tapi anehnya, Polres Malang Kota mengaku tak tahu ihwal penyegelan tersebut tempat hiburan tersebut di kawasan kampus tersebut.
Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha, mengaku, pihaknya tak pernah memasang police line di Doremi VIP. Informasi yang diterima, penanganan kasus tersebut dilakukan oleh Polda Jawa Timur.
“Sudah banyak yang tanya. Semestinya konfirmasi ke Polda Jatim. Karena kami bukan yang memasang police dan penanganan perkara itu,” tegas AKP Ambuka Yudha saat dikonfirmasi, Jumat (22/12).
Dari pantauan di lokasi, pihak manajemen Doremi berusaha mengelabui awak media dan publik dengan memasan banner berukuran jumbo di pintu rumah karaoke yang tertutup dengan tulisan ‘Opening Soon Under Construction’. Alhasil, police line yang dipasang Satreskrim di pintu berwarna putih itu tertutup oleh banner besar tadi.
Sementara pihak manajemen Doremi VIP sendiri hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi mengenai penggerebekkan tempat usahanya, karena dugaan tarian striptis. Dari penelusuran di website Doremi VIP, tempat karaoke ini sengaja didesain dengan gaya modern dan elegant agar memberikan nuansa eksklusif kepada para pengunjungnya.
Salah satu juru parkir di kawasan ruko tersebut yang ditemui wartawan mengaku tak mengetahui kapan tepatnya penggerebekan itu berlangsung. Dia justru kaget ketika melihat Doremi VIP tiba-tiba tutup.
“Saya saja kaget, katanya ditutup polisi, itu ada garis polisinya. Kayaknya dua hari lalu. Saya pagi masih kerja sampai siang, tapi tidak ada apa-apa,” katanya juru parkir yang wanti-wanti namanya tidak disebutkan. (dt/adi)

