Setnov Rebut Kembali Kursi Ketua DPR RI, PDIP Dapat Jatah Kursi Pimpinan

oleh

Gedung DPR RI. TIRTO/Andrey Gromico+GLOBALINDO.CO, JAKARTA - Setya Novanto (Setnov) akhirnya berhasil merebut kembali kursi Ketua DPR RI yang pernah ditinggalkannya. Menariknya, PDIP juga mendapat jatah kursi pimpinan.

Sebelumnya, kursi pimpinan DPR RI dikuasai Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS.

Sebagai Ketua DPR, Setnov tidak memberi sinyal penolakan. Dia akan mengkaji prosesnya.

“Nanti saya koordinasikan dengan pimpinan-pimpinan yang lain dan juga komisi yang terkait,” katanya, kemarin.

Setnov membantah perubahan formasi pimpinan DPR merupakan deal agar PDIP setuju dengan pergantian Ketua DPR kali ini.

“Semua undang-undang kita bicarakan ya, kita doain bisa berjalan dengan lancar,” kata Setnov.

Pada saat paripurna kemarin, PDIP secara terbuka meminta jatah kursi pimpinan. Permintaan PDIP sudah disepakati oleh pemilik suara terbesar kedua yaitu Golkar. Jatah itu diminta bersamaan dengan pemberian persetujuan ke Setnov.

“Kami berharap pimpinan menginisiasi membuat aturan dalam formasi pimpinan. Dan kalau masih dimungkinkan, selaku fraksi yang anggota paling banyak, kalau masih dimungkinkan mendapat porsi pimpinan DPR,” kata anggota Fraksi PDIP, Arya Bima yang diikuti tepuk tangan anggota lainnya.

Permintaan itu bukan hanya datang begitu saja. Fraksi-fraksi lain pun langsung mendukung saat itu juga di rapat paripurna, antara lain datang dari Fraksi PAN hingga PPP.

Di luar rapat paripurna, persetujuan juga datang dari Golkar yang kini kadernya duduk sebagai Ketua DPR. Golkar siap merevisi UU MD3 untuk mengakomodir PDIP di kursi pimpinan DPR.

“Kita setuju, akan revisi UU MD3 mengenai komposisi pimpinan DPR RI,” ungkap Plt Ketua Fraksi Partai Golkar, Kahar Muzakir.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.