Sidang Ditunda, Gus Nur Mengaku Kecewa

oleh
Gus Nur (baju putih) didampingi kuasa hukumnya saat ditemui usai persidangan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Sidang kasus dugaan pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Sugi Nur Raharja yang digelar hari ini terpaksa ditunda. Penyebabnya, tuntutan yang sedianya dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap.

Atas hal itu, JPU Muhammad Nizar meminta waktu dua minggu kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Ia meminta supaya majlis hakim menunda persidangan hingga dua pekan.

“Tuntutan penuntut umum belum siap, kami meminta waktu selama dua minggu, hingga tuntutan siap dibacakan” ujar Muhammad Nizar, Kamis (15/8/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Nizar mengungkapkan jika jika surat tuntutan masih di Kejaksaan Agung RI.

Diakhir persidangan, ketua majlis Slamet Riadi SM MH memberikan waktu hingga 2 Minggu kepada JPU untuk membacakan surat tuntutan kepada terdakwa Sugi Nur Raharja.

Ditemui usai persidangan Sugi Nur Raharja yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Andry Ermawan dan Anandyo Susetyo terlihat sedikit kecewa dengan batalnya pembacaan surat tuntutanya.

“Ditunda lagi dua minggu, saya gak paham tadi alasannya apa tadi, kalau gak salah belum siap. Jadi yang menentukan tuntutan ini adalah Kajagung. Kita tunggu aja dua minggu lagi,” ujar Gus Nur, sapaanya.

Kuasa hukum Gus Nur, Andre Ermawan mengaku kecewa dengan penundaan pembacaan tuntutan kliennya. Ia berharap agar sidang kliennya cepat selesai.

“Molor lagi dua minggu, tentunya ini mengganggu jadwal dakwah Gus Nur. Kami harap sidang ini cepat selesai,” tandas Andre.

Perkara Gus Nur ini berawal dari laporan ke polisi oleh koordinator Forum Pembela Kader Muda NU yang sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim.

Gus Nur dilaporkan karena video blog (vlog) dengan judul Generasi Muda NU Penjilat. Vlog itu diunggah Gus Nur di akun youtube pada 20 Mei 2018.

Gus Nur didakwa Pasal 45 ayat (3) jo. Pasal 27 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (Ady/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.