GLOBALINDO.CO, SUMBAWA - Tembok pengaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Sumbawa Besar ambruk akibat dihantam badai hujan. Badai hujan yang melanda wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa hari terakhir ini juga menyebabkan banjir bandang di beberapa titik wilayah.
“Akibat cuaca yang tidak bersahabat tersebut tembok keliling Lapas Sumbawa roboh sepanjang 60 meter,” kata Kasubag Humas Ditjen PAS, Akbar Hadi Prabowo, Jumat (23/12/2016).
Meski demikian, Akbar memastikan tidak ada narapidana yang melarikan diri.
“Petugas sudah berkoordinasi dengan aparat terkait agar tidak terjadi pelarian,” ujar Akbar.
Selain itu, wilayah Bima, NTB juga sempat terendam banjir. Meski demikian, Akbar menyebut penghuni rumah tahanan (rutan) Bima tidak sampai harus dievakuasi ke tempat lain.
“Alhamdulillah, penghuni Rutan Bima tidak sampai dievakuasi ke tempat lain akibat banjir. Namun rumah dinas petugas hingga saat ini masih tergenang,” sebut Akbar.
Sementara itu, PLHK Kepala Sub TU Lapas, Hamadiyah menjelaskan, ambruknya tembok Lapas terjadi pada Rabu dini hari (21/12/16) sekitar pukul 00.3.00 Wita. Pengurus masjid yang saat itu mendengar suara gemuruh langsung mendekati lokasi dan melihat bahwa yang jatuh adalah tembok pengaman sebelah timur Lapas.(dtc/ksc/ziz)

