
GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Hujan deras yang disertai angin kencang siang tadi di kota Surabaya membuat sejumlah bangunan rusak. Di Jalan Pabrik Kulit, Jemurwonosari Surabaya, sebuah tiang listrik roboh akibat terjangan angin kencang.
Dedy (39) saksi mata kejadian tersebut mengatakan, bahwa sekitar pukul 13.30 WIB tiang listrik yang berdiri tak jauh dari Masjid Muayyad roboh akibat tertabrak atap rumah yang terbang terbawa angin. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
“Posisi saya waktu itu sedang duduk di depan warung. Tiba-tiba dari atas saya lihat atap yang terbuat dari seng, melayang dan menimpa tiang listrik. Seketika itu tiang listrik roboh bersamaan dengan suara letusan akibat korsleting listrik,” cerita Dedy, Kamis (4/1/2018).
Beruntung saat kejadian tidak ada warga yang melintas. Padahal, selama ini ketika turun hujan banyak ditemui anak kecil yang hujan-hujanan.
“Biasanya kalau hujan, di dekat tiang listrik itu banyak anak hujan-hujan. Syukur kejadian ini tidak memakan korban jiwa,” terang Dedy.
Menurut Dedy, atap seng yang menimpa tiang listrik itu milik salah satu warga yang bernama Bajuri, yang berada di seberang jalan. Rumah Bajuri sendiri diketahui memiliki tiga lantai.
“Atap itu milik Pak Bajuri. Jadi saat ada angin kencang, atapnya ikut terbawa angin,” imbuhnya.
Ditemui terpisah, Bajuri pemilik rumah yang atapnya menimpa tiang listrik saat dikonfirmasi membenarkan jika atap itu miliknya. Bahkan Bajuri mengaku, atap rumahnya juga sempat diterjang angin puting beliung yang membuat atap rumah berterbangan.
“Dari kejadian saat itu, saya berusaha membenahi. Namun hari ini kembali ada kejadian yang lebih parah hingga menerbangkan semua atap,” jelas Bajuri.
Akibat kejadian robohnya tiang listrik itu, listrik puluhan rumah warga padam. Saat ini petugas dari PLN masih membenahi. Sementara warga bergotong royong menyingkirkan atap seng. (bmb/gbi)

