Teror di Pasar Natal Berlin, 9 Tewas, 50 Luka

oleh

GLOBALINDO.CO, BERLIN - Sebuah aksi teror kembali terjadi di Jerman. Tepatnya, di pasar kebutuhan Natal di Berlin. Sebuah truk tronton nyeruduk kerumunan orang yang sedang belanja kebutuhan Natal, Senin waktu setempat (19/12/2016).

Aksi yang oleh pihak kepolisian disebuta sebagai teror ini menewaskan sembilan orang dan melukai sekitar 50 orang lainnya. Sejumlah ambulan dan kendaraan berat aparat keamanan menuju lokasi kejadian setelah sebelumnya seorang pengemudi truk melakukan aksi teror itu.

Insiden terjadi di luar pasar yang sangat terkenal di Berlin, Kaiser Wilhelm Memorial Church. Perbuatan ini mirip dengan teror yang terjadi di Kota Nice, Perancis bulan Juli lalu.

“Seorang pria yang mengemudikan kendaraan itu kini ditahan,” ungkap Jurubicara kepolisian Berlian, seperti dilansir kantor berita AFP.

Namun polisi belum mengungkapkan identitas pelaku baik kewarganegaraan maupun usianya.

Sejumlah saksi mata mendeskripsikan lokasi kejadian seketika diwarnai kepanikan menyusul niat pembunuhan besar-besaran tersebut.

Dari 50 orang yang terluka, dilaporkan ada empat yang berada dalam kondisi kritis.

Insiden yang terjadi kurang dari seminggu menjelang Natal ini kini dalam penyelidikan aparat berwenang.

“Kami belum mengetahui siapa yang menjadi dalang dalam aksi ini,” ungkap seorang Jurubicara kepolisian.

Kanselir Jerman Angela Merkel segera bereaksi dengan tragedi ini. Melalui Jurubicara Steffen Seibert dikeluarkan pernyataan melalui akun Twitter berbunyi: “Kami berduka atas korban tewas, dan berharap mereka yang terluka dapat ditolong.”

Sementara itu, sumber di lingkungan otoritas keamanan seperti dikutip kantor berita DPA, menyebut, pelakuadalah seorang pencari suaka diduga berasal dari Afganistan atau Pakistan. Dia tercatat tiba di Jerman pada bulan Februari lalu.

Harian Tagesspiegel menyebut, pelaku sudah dikenali pihak kepolisian untuk sejumlah kejahatan ringan, dan tidak terkait dengan terorisme.

Sementara, pemilik truk asal Polandia, Ariel Zurawski, mengakui bahwa sopir kendaraan besar itu telah hilang.

“Kami tak mendengar kabar dari dia sejak sore ini. Kami tak tahu apa yang terjadi dengan dia. Dia adalah sepupu saya. Saya tentu mengenal dia sejak masih kecil, saya berani menjamin dia,” kata Ariel Zurawski kepada AFP.

Otoritas di Jerman mengatakan, tidak ada indikasi bahwa akan terjadi serangan susulan di Berlin.

“Kami menyelidiki apakah ini terkait dengan jaringan terorisme. Namun kami belum bisa mengungkap siapa dalang di balik peristiwa ini,” kata juru bicara kepolisian.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.