GLOBALINDO.CO, Jakarta - Rutin merawat dan menyikat gigi, setidaknya dua kali sehari, tidak hanya akan membunuh bakteri dan membuat gigi bersih serta mulut segar dan sehat. Para ilmuwan juga mengaitkan kebiasaan menggosok gigi dengan ketajaman memori pada usia lanjut kelak.
Dari hasil penelitian menunjukkan penyakit gusi bisa meningkatkan risiko Alzheimer. Sebab itulah menjaga kebersihan gigi dan kesehatan gusi bisa mencegah penyakit yang berkaitan dengan kehilangan memori itu.
Konon, bakteri dan kuman penyebab gusi berdarah juga mempengaruhi kesehatan otak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya ingat dari penderita Alzheimer menurun hingga lebih enam kali lipat bila mereka bermasalah dengan gusi.
Menurut penelitian di Inggris itu, menjaga kesehatan gigi juga tidak hanya akan menghindari kehilangan memori, tapi juga menjauhkan kita dari Alzheimer. Penemuan sangat penting ini. Sebab, di samping ratusan obat-obatan mahal yang dibutuhkan para penderita Alzheimer, masih ada cara lain yang tak kalah efektif.
Selain itu, rajin menggosok gigi juga bisa mencegah kanker usus besar. Pasalnya, bakteri mulut penyebab gusi berdarah bisa berpindah ke usus melalui darah, dan bakteri itu dapat menyebabkan kanker serta memperparah tumor yang sudah ada.
Kuman disebut fusobacterium tersebut ternyata ratusan kali lebih banyak pada tumor karena kanker dibanding pada sel-sel normal. Kini, para peneliti menemukan fakta bahwa mikroba bisa menyebabkan prakanker dalam usus besar yang kemudian bisa menjadi kanker.
Tidak hanya itu. Bila penderita sudah terinfeksi tumor atau gejala kanker, mikroba tersebut akan membuatnya menjadi lebih parah. Para ilmuwan terus masih menyelidiki bagaimana mikroba itu bisa berkeliaran ke usus lewat aliran darah. Maka, muncullah teori bahwa bakteri tersebut terbawa dari gusi yang berdarah.(tmp/nur)

