Waspadai Letusan Susulan Gunung Agung Pasca-freatik

oleh
Kondisi Gunung Agung terkini yang terus mengeluarkan asap tebal.

GLOBALINDO.CO, BALI - Seluruh warga sekitar Gunung Agung diminta mewaspadai kemungkinan letusan susulan pascaletusan pembuka (freatik) yang terjadi pada Selasa (21/11/2017). Hingga kini, Rabu (22/11/2017), Gunung Agung terus mengeluarkan asap tebal.

Asap tebal setinggi sekitar 700 meter terlihat membubung dari puncak gunung menuju timur mengikuti arah angin. Asap tebal ini secara konsisten terjadi sejak malam. Bahkan pada malam hari ketinggiannya bisa mencapai 1.000 meter.

(Baca Juga: Tiga Pengungsi Gunung Agung Meninggal, 6.796 Jatuh Sakit)

Selain asap tinggi, Gunung Agung juga diguncang gempa, baik vulkanik maupun tremor nonharmonik. Berdasarkan hasil pantauan petugas yang dilaporkan setiap enam jam, pada pukul 00.00-16.00 Wita tercatat 1 kali gempa embusan, 2 kali gempa nonharmonik, 5 kali vulkanik dangkal, 1 kali tektonik lokal, dan 5 kali tektonik jauh.

Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gede Suantika mengatakan, letusan yang terjadi di Gunung Agung adalah letusan pembuka atau dikenal juga dengan letusan freatik.

“Ini letusan freatik, masih dominan uap air bercampur dengan material vulkanik lain,” kata Suantika.

Karena itu, petugas terus memantau perubahan Gunung Agung selama 24 jam.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.