WW Masih Diakui Sebagai Ketua DPC Hanura Surabaya

oleh
Wakil Ketua DPC Hanura Kota Surabaya, Dawud Budi Sutrisno (tengah) saat menunjukkan undangan Munaslub dari DPP Partai Hanura.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Kepemimpinan Whisnu Wardhana (WW) sebagai Ketua DPC Hanura Surabaya ternyata masih diakui DPP Hanura. Hal itu disampaikan Wakil ketua DPC Hanura Surabaya, Dawud Budi Sutrisno, saat mengikuti Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura.

Masih diakuinya Whisnu Wardhana sebenarnya cukup mengejutkan. Karena dalam Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) yang dilangsungkan pada Rabu 14 Desember lalu, Edi Rachmat terpilih untuk menggantikan posisi WW.

Dalam Muscablub yang diselenggarakan di salah satu rumah makan di Surabaya tersebut, secara aklamasi Edi Rachmat ditunjuk untuk menggantikan WW. Sekretaris Komisi B itu ditunjuk 22 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari total 33 PAC yang ada.

“Saya melihat yang diakui masih Whisnu Wardhana dengan Agus Santoso selaku Sekertaris DPC Surabaya,” ungkap Dawud, Kamis (22/12/2016).

Edi Rachmat yang baru saja mengantongi surat keputusan (SK) dari DPD Partai Hanura Jatim, menuruthya juga ikut hadir dalam Munaslub. Namun keberadaan mereka masih belum diakui oleh panitia Munas.

“Tadi sempat mengurus registrasi ke bagian krisis center tapi ditolak. Sehingga dia tidak mendapat ID-card,” terangnya.

Sekretaris DPC Hanura Surabaya, Agus Santoso membenarkan pernyataan yang disampaikan Dawud bahwa kepengurusan Whisnu Wardhana masih diakui. Sebagai bukti dirinya masih terdaftar sebagai Sekertaris DPC Hanura Surabaya yang sah.

“Ini buktinya, masih mendapat ID card, sekaligus kamar hotel untuk menginap,” ujar Agus saat dihubungi ke nomor teleponnya.

Disinggung keberadaan pengurus lainnya yang mengatasnamakan DPC Hanura Surabaya, mantan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya ini mengaku tidak tahu. Dirinya hanya mengetahui jika keberadaan Sekertaris DPD Hanura Jawa Timur, Warsito dan Idrus Alwi dipersoalkan pihak krisis center.

“Belakangan info yang saya dapat, Idrus Alwi akhirnya mendapatkan keplek itu,” papar Agus Santoso.

Untuk diketahui dalam Muscablub Partai Hanura kali diikuti seluruh jajaran pengurus partai Hanura se Indonesia. Munaslub kali ini, mengagendakan penunjukan Ketua Umum Partai Hanura untuk menggantikan posisi Wiranto yang saat ini menjadi Menkopolhukam. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.