
GLOBALINDO.CO, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sore tadi mengunjungi Museum NU yang berada di Jalan Gayungsari Timur no 35 Surabaya, Senin (8/1/2018). Kunjungan ini terasa istimewa disaat namanya disebut-sebut akan disandingkan dengan Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) menggantikan Azwar Anas dalam Pilgub Jatim.
Risma menuturkan, kedatanganya ke museum NU kali ini berkunjung biasa. Dirinya sengaja datang ke museum NU untuk bertemu dengan Ketua PCNU Kota Surabaya, Muhibbin Zuhri.
“Ndak ada alasan, hanya berkunjung biasa. Saya ingin ketemu mas Muhibin mau ngomong soal barang-barang di rumah yang akan dibawa ke museum ini,” ujar Risma.
Saat dikaitkan kunjungannya dengan agenda Pilgub Jatim, Risma kembali mengelak. Menurut Risma kunjungannya hanya menyambung silaturahmi karena dirinya merupakan bagian dari keluarga Nahdiyin.
“Nggak ada soal itu. Ini hanya kunjungan biasa,” tegas Risma.
Pernyataan Risma tentang keluarga Nahdlatul Ulama tersebut sudah tentu akan menguatkan posisinya baik sebagai Cagub maupun Calon Wakil Gubernur. Karena seperti diketahui dalam Pilgub Jatim Kali ini, suara dari warga Nahdiyin dianggap sebagai kunci pemenangan.
Didampingi Ketua PC NU Surabaya Ahmad Muhibin Zuhri, Pendiri Museum NU Choirul Anam, Risma lebih banyak menceritakan bahwa Kakek Buyut Risma dari ayahnya yang bernama Jayadi termasuk salah satu pendiri Nahdlatul Ulama.
“Mbah Buyutku itu salah satu pendiri NU di kampung Ndeles,” ujar Risma.
Risma juga bercerita tentang perjuangan Ayahandanya yang ikut berperang melawan penjajah saat resolusi jihad digaungkan.
“Bapaku dulu sering cerita bahwa setiap pejuang diberikan ilmu khusus agar kebal tembak, sayang aku ndak simpan bajunya yang bolong kena peluru. Dulu itu ngumpulnya di salah satu kampung di Blauran,” beber Risma. (bmb/gbi)

