
GLOBALINDO.CO, YOGYAKARTA - Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikepung banjir dan longsor akibat guyuran hujan deras dengan intensitas cukup lama. Sedikitnya tercatat 177 titik bencana dilaporkan di antaranya pohon tumbang, longsor, dan banjir.
Hingga dini hari tadi, Rabu (29/11/2017), BPBD DIY mencatat angin kencang berdampak pada 116 titik kejadian pohon tumbang, 93 titik longsor, dan 84 titik banjir.
“116 titik kejadian pohon tumbang di wilayah DIY meliputi Kota Yogyakarta 9 titik, Kabupaten Bantul 67 titik, Kulon Progo 14 titik, Gunungkidul 9 titik, dan Sleman 17 titik,” kata Supervisor Pusdalops BPBD DIY, Arman Nur Effendi.
(Baca Juga: Amazing, Gunungkidul Direndam Banjir)
Sedangkan 93 titik longsor di DIY terdiri dari 45 titik di Bantul, 21 titik di Kulon Progo, 9 titik di Gunungkidul, 9 titik di Sleman, dan 9 titik di Yogyakarta.
“84 titik kejadian Banjir di wilayah Kabupaten Gunungkidul 43 titik, Kulon Progo 5 titik, Bantul 31 titik, Sleman 4 titik, Kota Yogyakarta 1 titik,” imbuhnya.
Sebanyak 3.276 jiwa terdampak bencana di Gunungkidul, 50 jiwa di Kulon Progo, 4.756 jiwa di Bantul, 151 jiwa di Kota Yogyakarta, dan 214 kota di Sleman.
Bencana ini menyebabkan 3 orang meninggal dunia. Dua orang meninggal dunia akibat longsor di Kecamatan Gedongtengen, Yogyakarta. Satu orang lainnya meninggal dunia dalam bencana banjir di Gunungkidul.
Sebanyak 3 orang masih dalam pencarian. Satu orang di antaranya tertimbun longsor di Kecamatan Gedongtengen, Yogyakarta dan dua orang lainnya juga masih dalam pencarian karena tertimbun longsor di Pedukuhan Ngroto, Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo, Kulon Progo.(dtc/ziz)

